Rusia Gerah dengan Pidato Joe Biden

Anton Suhartono
Dmitry Peskov (Foto: AFP)

Rusia berkali-kali menyangkal tuduhan ikut campur dalam pilpres AS serta meracuni pemimpin oposisi Alexei Navalny yang kini dipenjara oleh pengadilan Moskow selama hampir 3 tahun sehubungan kasus yang menurutnya dibuat-buat.

"Kami tidak bisa menerima setiap ultimatum. Kami sudah mengatakan, tidak akan memperhatikan pengumuman bernada kuliah," ujarnya.

Meski demikian, lanjut Peskov, Kremlin masih berharap ada dialog bermanfaat antara kedua negara terkait kepentingan yang sama.

Sebelum ini, Rusia dan AS Serikat memperpanjang perjanjian New START, kesepakatan pembatasan penyebaran persenjataan nuklir strategis, selama 5 tahun mendatang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Trump: AS-China Capai Kesepakatan Perdagangan Fantastis!

Internasional
3 jam lalu

Trump: Kesabaran Saya Sudah Habis, Iran Harus Buat Kesepakatan!

Internasional
3 jam lalu

6 Poin Hasil Pertemuan Trump dengan Xi Jinping, dari Perdagangan hingga Nuklir Iran

Internasional
5 jam lalu

AS Klaim Hancurkan Gunung Tempat Fasilitas Nuklir Iran: Kita Akan Dapatkan Uranium!

Internasional
6 jam lalu

Timnas Sepak Bola Iran Belum Dapat Visa dari AS, Batal Ikut Piala Dunia?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal