Rusia Khawatirkan Riset AS Bikin Covid Varian Omicron yang Lebih Mematikan

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi virus corona penyebab Covid-19. (Foto: Ist.)

Dia mengatakan, eksperimen tersebut dilakukan di Laboratorium Penyakit Menular Nasional Universitas Boston, Massachusetts. Dalam laporan pracetaknya, para ilmuwan mengatakan penelitian virus corona mereka didanai sebagian dengan hibah dari National Institutes of Health (NIH) dan National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID).

Pada 2021, NIH berusaha menjauhkan diri dari penelitian fungsi apa pun tentang virus corona. NIH menyatakan, baik mereka maupun NIAID tidak pernah menyetujui penelitian pendukung hibah yang akan meningkatkan penularan atau kematian virus bagi manusia. Studi Universitas Boston hanya mengamati tikus.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Internasional
5 jam lalu

Perundingan Nuklir dengan AS, Menlu Iran Araghchi: Awal yang Baik

Internasional
9 jam lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Internasional
22 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Putin Perpanjang Kesepakatan Nuklir AS-Rusia New START

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal