Rusia Klaim Hancurkan Hampir 1.000 Drone Tempur Ukraina Selama Agresi

Ahmad Islamy Jamil
Drone Bayraktar TB2, salah satu peralatan tempur andalan Ukraina (ilustrasi). (Foto: AP)

“Akibat serangan itu, lebih dari 210 nasionalis (tentara Ukraina) tewas, 38 unit peralatan militer Ukraina dinonaktifkan,” kata juru bicara militer Moskow itu.

Konashenkov menuturkan, sistem pertahanan rudal Rusia akhir pekan kemarin juga berhasil mencegat dua rudal Ukraina yang diluncurkan dari peluncur roket berat Smerch.

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khususnya adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina.

Menurut Presiden Rusia Vladimir Putin, operasi militer itu untuk melindungi rakyat Donbas. “Mereka (rakyat Donbas) telah mengalami pelecehan, genosida oleh rezim Kiev selama delapan tahu,” kata Putin, beberapa bulan lalu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

6 hari lalu

Prabowo Ungkap Pindad Bakal Pasok Senjata Tentara Arab Saudi: Senjata Kita Teruji!

7 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

11 hari lalu

Pria yang Viral Ngaku Tentara saat Ditegur Naik Motor di Trotoar Depok Minta Maaf

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal