Rusia Klaim Hancurkan Sistem Rudal Patriot di Ukraina, AS Kebakaran Jenggot?

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan sistem rudal Patriot buatan AS (ilustrasi). (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id - Rusia belum lama ini mengklaim telah menghancurkan sistem rudal Patriot buatan AS di Ukraina. Para pejabat Washington DC menampik klaim Moskow itu. 

Reuters melansir, dua pejabat AS mengatakan bahwa salah satu sistem pertahanan rudal Patriot yang digunakan Ukraina kemungkinan memang mengalami beberapa kerusakan akibat serangan pasukan Moskow. Namun, mereka menyebut senjata itu tampaknya tidak sampai hancur. 

Sistem Patriot adalah salah satu dari serangkaian unit pertahanan udara canggih yang dipasok oleh Barat untuk membantu Ukraina. Sistem rudal itu digunakan untuk menangkal serangan udara Rusia yang selama ini menyasar infrastruktur penting, fasilitas listrik, dan objek-objek vital lainnya. 

Seorang pejabat AS, yang berbicara tanpa menyebut nama dan mengutip informasi awal, mengatakan bahwa Washington DC dan Kiev sudah berbicara tentang cara terbaik untuk memperbaiki sistem rudal itu. Keduanya sepakat, senjata itu tampaknya tidak perlu disingkirkan dari Ukraina. 

Pejabat itu menambahkan, Amerika Serikat akan terus mendalami detail terkait serangan Rusia itu dalam beberapa hari mendatang. Informasi dapat berubah seiring waktu. 

Sistem Patriot dianggap sebagai salah satu sistem pertahanan udara AS yang paling canggih, termasuk melawan pesawat terbang, rudal jelajah, dan rudal balistik. Sistem ini biasanya juga mencakup peluncur bersama dengan radar dan kendaraan pendukung lainnya. 

Pada Selasa (16/5/2023), Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, mereka telah menghancurkan sistem pertahanan rudal permukaan-ke-udara Patriot buatan AS dengan rudal Kinzhal "hipersonik" dalam serangan Senin malam di Ukraina. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
31 menit lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Macron: AS Gunakan Wilayah Negara Arab untuk Serang Iran

Internasional
44 menit lalu

Gawat! Iran Peringatkan Penduduk Dubai dan Doha Segera Mengungsi

Internasional
1 jam lalu

Tegas, Menlu Iran: Tak Ada Gencatan Senjata dan Negosiasi dengan AS!

Internasional
4 jam lalu

Iran Beri 2 Syarat kepada AS untuk Akhiri Perang, Apa Saja?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal