Rusia Klaim Pukul Mundur Serangan Gabungan Roket HIMARS dan Smerch Ukraina di Donetsk

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan Ukraina menembakkan roket dengan menggunakan sistem peluncur ganda HIMARS kiriman AS di suatu lokasi pada tahun lalu. (Foto: Reuters)

Rusia meluncurkan operasi militer khususnya di Ukraina pada 24 Februari 2022. Agresi militer itu berlangsung setelah Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) meminta bantuan Moskow untuk mempertahankan diri dari serangan tentara Ukraina. 

DPR dan LPR adalah dua entitas politik di wilayah Donbas, Ukraina, yang menuntut kemerdekaan dari Kiev.

Menanggapi operasi militer Rusia di wilayah itu, negara-negara Barat menjatuhkan sanksi komprehensif terhadap Moskow. Mereka juga memasok banyak senjata ke Ukraina, termasuk sistem roket HIMARS yang dipasok Amerika Serikat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Drone Kamikaze Rusia Hantam Bus Pekerja Tambang Ukraina, 15 Orang Tewas

Internasional
2 hari lalu

325.000 Tentara Rusia Tewas dalam Perang Lawan Ukraina, Terbanyak sejak Perang Dunia II

Internasional
2 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Internasional
2 hari lalu

Nah! Iran Akan Gelar Latihan Perang dengan China dan Rusia, Peringatan untuk AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal