Rusia Minta AS Tak Tutup Mata atas Kekejaman Pasukan Neo-Nazi Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan pro-Rusia mengendarai tank untuk melawan pasukan neo-Nazi dari Batalion Azov di Kota Mariupol, Ukraina, Maret lalu. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.idRusia menyarankan Amerika Serikat agar memperhatikan fakta tentang kekejaman pasukan Ukraina selama berlangsungnya perang di negara tetangga Moskow itu. Menurut Rusia, ada berbagai macam teror yang dilakukan tentara Kiev terhadap warga sipil di Ukraina.

Duta Besar Rusia untuk AS, Anatoly Antonov mengungkapkan, kekejaman Batalion Nasionalis (Batalion Azov) Ukraina sungguh di luar batas. Namun sayangnya, sepak terjang mereka justru diabaikan oleh AS yang selama ini getol membela Ukraina.

“Rekan-rekan Amerika harus memperhatikan fakta dan menghentikan ketidakpedulian kriminal terhadap tindakan Batalion Nasionalis (Ukraina),” ungkap Antonov, seperti dikutip Kedutaan Rusia di AS lewat aplikasi Telegram, Selasa (5/4/2022).

“(Batalion itu) terus memblokir warga sipil di kota-kota, menembaki para pengungsi secara acak, meneror dan menyiksa semua orang yang tidak menganut ideologi Nazi mereka,” kata dubes Rusia itu lagi.

Batalion Azov adalah unit militer berhaluan neo-Nazi yang menjadi salah satu alasan Rusia melancarkan serangan ke Ukraina sejak Februari lalu. Batalion tersebut dianggap sebagai salah satu aktor utama yang melakukan genosida terhadap warga Ukraina Timur (Donbas) yang berbahasa Rusia, terutama di wilayah Odesa.

Batalion Azov pada mulanya hanya kumpulan para milisi anti-Rusia. Namun, kelompok ini resmi bergabung dengan Garda Nasional Ukraina (Tentara Nasional Ukraina) pada 2014.

Meski mengusung ideologi berbahaya, unit militer ini seakan-akan luput dari perhatian Barat. Amerika Serikat bahkan terkesan bungkam saja atas kekejaman mereka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
55 menit lalu

Geger! Intelijen Ukraina Sebut 8 WNI Gabung Tentara Rusia

2 jam lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.722 per Dolar AS

3 jam lalu

Panas Lagi! Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz

5 jam lalu

Setelah Yordania, Rudal Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal