Rusia Minta AS Tak Tutup Mata atas Kekejaman Pasukan Neo-Nazi Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Pasukan pro-Rusia mengendarai tank untuk melawan pasukan neo-Nazi dari Batalion Azov di Kota Mariupol, Ukraina, Maret lalu. (Foto: Reuters)

Batalion Azov pada mulanya hanya kumpulan para milisi anti-Rusia. Namun, kelompok ini resmi bergabung dengan Garda Nasional Ukraina (Tentara Nasional Ukraina) pada 2014.

Meski mengusung ideologi berbahaya, unit militer ini seakan-akan luput dari perhatian Barat. Amerika Serikat bahkan terkesan bungkam saja atas kekejaman mereka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Nasional
3 jam lalu

Aktivis Pro Palestina: Perang Kemungkinan Berakhir, Ancaman Iran Bikin AS Ketar-ketir!

Internasional
9 jam lalu

Menlu Araghchi: Iran Siap Perang Panjang Lawan AS-Israel

Internasional
9 jam lalu

AS Klaim Hancurkan 80% Peluncur Rudal Iran tapi Serangan ke Israel Justru Makin Ganas

Internasional
12 jam lalu

Trump Sebut Operasi Militer ke Iran Bisa Segera Selesai: Militer AS Terlalu Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal