Pengumuman pengerahan rudal Oreshnik ini disampaikan saat perundingan perdamaian Rusia-Ukraina memasuki masa kritis.
Presiden AS Donald Trump, saat menerima kunjungan mitranya dari Ukraina, Volodymyr Zelensky, di Florida, menegaskan Kiev dan Moskow berada dalam posisi lebih dekat menuju penyelesaian perdamaian dibandingkan waktu-waktu sebelumnya.
Namun, kedua negara masih berbeda pendapat dalam beberapa isu kunci, seperti tuntutan Rusia terhadap empat wilayah Ukraina dan nasib Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia yang kini berada di bawah kendali Rusia.
Trump juga mengatakan, negosiasi yang dipimpin AS selama berbulan-bulan masih bisa gagal.