Rusia Murka Alquran Lagi-Lagi Dibakar: Provokasi Bodoh!

Anton Suhartono
Rasmus Paludan kembali membakar Alquran di Kopenhagen, Denmark (Foto: Reuters)

KOPENHAGEN, iNews.id - Kedutaan Besar (Kedubes) Rusia di Kopenhagen, Denmark, mengecam keras aksi pembakaran Alquran yang dilakukan ekstremis sayap kanan Rasmus Paludan. Pembakaran Alquran terbaru oleh Paludan dilakukan di depan masjid Kedubes Turki di Kopenhagen pada Jumat lalu.

Dalam pernyataan, Kedubes Rusia menyebut pembakaran Alquran itu bisa terjadi karena sikap permisif otoritas Denmark. 

Disebutkan pula, aksi tersebut tidak ada kaitannya dengan kebebasan berbicara, melainkan hanya provokasi bodoh.

"Peluang aksi seperti itu harus dihindari sepenuhnya dan penyelenggaranya harus diseret ke pengadilan," bunyi pernyataan kedubes di Telegram, seperti dilaporkan RT. 

“Ejekan publik terhadap perasaan beragama bukanlah manifestasi dari kebebasan berbicara dan demokrasi, tapi provokasi bodoh secara terang-terangan yang bertujuan untuk membangkitkan ketegangan agama dan konflik antar-peradaban.”

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Alasan Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov hingga Terancam Penjara Seumur Hidup

8 hari lalu

Diburu Rusia, Pendiri Telegram Pavel Durov Terancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

8 hari lalu

Rusia Buru Pendiri Telegram Pavel Durov

10 hari lalu

KSAL Laksamana Ali Bertemu Pimpinan AL Rusia di St Petersburg, Bahas Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal