Rusia Peringatkan Dunia Tak Remehkan Perang Nuklir, Singgung Bantuan Senjata ke Ukraina

Anton Suhartono
Sergei Lavrov peringatkan dunia agar tidak meremehkan risiko perang nuklir (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RusiaSergei Lavrov memperingatkan komunitas internasional untuk tidak meremehkan risiko perang nuklir. Dia menegaskan bantuan senjata negara-negara NATO kepada Ukraina menunjukkan bahwa aliansi militer itu terlibat perang proksi dengan Rusia.

Dalam wawancara dengan stasiun televisi pemerintah, Lavrov menjelaskan risiko menuju perang dan konflik nuklir cukup besar.

"Risikonya sekarang cukup besar. Saya tidak ingin meningkatkan risiko itu secara artifisial. Banyak yang menyukai itu. Bahayanya serius, nyata dan kita tidak boleh meremehkannya," kata Lavrov, sebagaimana dilaporkan kembali Reuters, Selasa (26/4/2022).

Lebih lanjut Lavrov menyinggung bantuan negara Barat yang terus menerus kepada Ukraina. Tindakan itu tak akan menyelesaikan konflik yang berlangsung sejak 24 Februari tersebut.

"NATO, pada dasarnya, terlibat dalam perang dengan Rusia melalui proxi dan mempersenjatai proxi itu. Perang berarti perang," katanya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

57 tahun lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal