Rusia Peringatkan Dunia Tak Remehkan Perang Nuklir, Singgung Bantuan Senjata ke Ukraina

Anton Suhartono
Sergei Lavrov peringatkan dunia agar tidak meremehkan risiko perang nuklir (Foto: Reuters)

Mengomentari pernyataan Lavrov, Menlu Ukraina Dmytro Kuleba menganggap ketakutan Rusia itu sebagai tanda kelemahan.

Rusia, lanjut dia, kehilangan harapan terakhir dengan menakut-nakuti dunia agar tidak membantu Ukraina.

"Ini berarti Moskow merasakan kekalahan," kata Kuleba, dalam komentarnya di Twitter.

Dalam kunjungan ke Kiev pada Minggu lalu, Menlu Amerika Serikat (AS) Antony Blinken dan Menteri Pertahanan (Menhan) Lloyd Austin menjanjikan bantuan militer lebih banyak kepada Ukraina.

Dalam keterangan resmi sehari kemudian, Departemen Luar Negeri AS menyetujui potensi penjualan amunisi senilai 165 juta dolar AS untuk Ukraina. Menurut Departemen Pertahanan (Pentagon), paket bantuan itu mencakup amunisi artileri meriam howitzer, tank, dan peluncur granat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Rusia Bombardir Ukraina dengan Rudal dan Drone, 8 Orang Tewas Puluhan Terluka

7 hari lalu

Serangan Rudal AS Hancurkan Jembatan Kereta Hubungkan Iran dengan China dan Rusia

12 hari lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

14 hari lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal