Rusia: Sanksi Baru Uni Eropa Hanya Memperburuk Masalah Mereka Sendiri

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova. (Foto: Reuters)

Paket sanksi tersebut antara lain berupa penambahan 200 orang Rusia ke dalam daftar hitam Uni Eropa. Selain itu, blok tersebut juga melarang negara-negara anggotanya untuk terlibat dalam investasi industri pertambangan Rusia.

Pada Kamis (15/12/2022) lalu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan, pihaknya akan memperluas kerja sama perdagangan dengan para mitra baru Rusia. Di antara langkah yang bakal ditempuh Moskow yaitu meningkatkan ekspor gas ke China secara drastis, untuk memerangi sanksi Barat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
16 jam lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
3 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
5 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal