Rusia Sebut Presiden Ukraina sebagai Boneka Barat: Kamu sedang Dimanfaatkan

Umaya Khusniah
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. (Foto: Reuters)

Dua bulan sejak Rusia menginvasi Ukraina, Rusia dalam beberapa hari terakhir melaporkan serangkaian serangan oleh pasukan Ukraina di wilayah perbatasan dua negara. Rusia telah memperingatkan, serangan semacam itu berisiko menimbulkan eskalasi yang signifikan.

Ukraina belum secara langsung mengaku bertanggung jawab, tetapi mengatakan insiden itu adalah balasan. Sementara Rusia telah tersinggung dengan pernyataan dari anggota NATO Inggris bahwa sah bagi Ukraina untuk menargetkan logistik Rusia.

Kementerian Pertahanan Rusia pada Selasa (26/4/2022) mengatakan, jika serangan itu berlanjut, maka Moskow akan menargetkan pusat pengambilan keputusan di Ukraina.

AS telah mengesampingkan pengiriman pasukannya sendiri atau NATO ke Ukraina. Namun demikian, Washington dan sekutu Eropanya terus memasok senjata ke Kiev. 

Senjata yang dipasok di antaranya drone, artileri berat Howitzer, anti-pesawat Stinger dan rudal anti-tank Javelin. Total bantuan keamanan AS sejak invasi berjumlah sekitar 3,7 miliar Dolar AS. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Lupakan Perang Ukraina, AS Undang Putin ke KTT G20 di Miami

Nasional
6 hari lalu

Bahlil Sebut Negosiasi Pembelian LPG dari Rusia Masih Alot, Ada Apa?

Nasional
6 hari lalu

Bahlil: Minyak dari Rusia Siap Dikirim Bulan Ini

Nasional
7 hari lalu

Kabar Baik! Indonesia bakal Dapat Pasokan Minyak dari Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal