Rusia Sebut Ukraina Gunakan Senjata Barat Serang Pembangkit Nuklir

Umaya Khusniah
Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di wilayah Zaporizhzhia. (Foto: Anadolu)

Sayangnya IAEA tidak menanggapi permintaan komentar terkait berita rencana kedatangannya ke fasilitas nuklir itu. Reuters juga tidak dapat memverifikasi akun medan perang dari kedua sisi perang.

Pabrik Zaporizhzhia telah menjadi subyek peringatan berulang kali dari Ukraina, Barat dan Rusia. 

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken pada hari Senin menyebut tindakan Rusia di sekitar pabrik sebagai hal tidak bertanggung jawab. Dia menuduh Moskow menggunakannya sebagai "perisai nuklir" dalam serangan terhadap pasukan Ukraina.

"Washington sangat prihatin bahwa Moskow sekarang menggunakan pabrik itu sebagai pangkalan militer. Pasukan Kremlin juga menembaki pasukan Ukraina dari sekitarnya. Tentu saja Ukraina tidak bisa membalas karena dampaknya mengerikan jika melibatkan pembangkit nuklir," kata Blinken setelah pembicaraan nonproliferasi nuklir di PBB di New York.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

3 hari lalu

Harga Minyak Dunia Melemah usai Trump Umumkan Gencatan Senjata Energi Rusia-Ukraina

3 hari lalu

Trump Bela Kesepakatan Solar dengan Rusia, Zelensky Murka: Putin Dapat Duit untuk Perang!

3 hari lalu

Blak-blakan Sentil Zelensky, Trump: Sudah Waktunya Ukraina Ganti Presiden

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal