Rusia Tawarkan iPhone bagi yang Laporkan Konten Ekstremis di Internet

Nathania Riris Michico
Ilustrasi orang yang menyebarkan mengakses konten di internet. (Foto: Shutterstock)

"Website itu mendorong anak-anak muda untuk membantu membuat kita semua lebih aman," kata Singarev, merujuk pada wilayah tersebut yang berbatasan dengan Chechnya di Kaukasus utara.

Situs berita Grani menambahkan, jika orang-orang tidak tertarik dengan ponsel yang ditawarkan, mereka bisa meminta imbalan berupa skateboard.

Singarev juga mengunggah video Hot Line di YouTube yang mengingatkan bahwa "unggahan-unggahan yang agresif" dapat berubah menjadi agresi dalam kehidupan nyata, jika unggahan mereka banyak disukai ataupun dibagikan pengguna.

Video itu menampilkan urutan animasi serangan bom di sebuah stasiun kereta api.

Belum diketahui berapa banyak informasi yang sudah diterima situs itu. Namun menurut Kommersant, pendekatan yang dilakukan Dagestan dipuji sebagai yang 'terbaik di Rusia'.

Sejumlah perkembangan yang terjadi pada September mungkin juga mendorong mereka untuk mempublikasikan kembaliu websiter tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

Pesawat Pengebom Strategis Rusia Tu-95 Jatuh, 6 Kru Tewas

4 hari lalu

Rusia Kembali Bombardir Kiev, Pusat Data hingga Kantor Operator Seluler Terbesar Ukraina Jadi Sasaran 

7 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

7 hari lalu

Komdigi Pastikan ATM dan Mobile Banking Tetap Normal 25-27 September 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal