Rusia Ternyata Juga Kirim Persediaan Darah ke Perbatasan Ukraina, Pertanda Perang Makin Dekat?

Anton Suhartono
Rusia dilaporkan mengirim persediaan darah dan peralatan medis ke dekat perbatasan Ukraina, meningkatkan spekulasi soal serangan (Foto: Reuters)

Kementerian Pertahanan Rusia belum memberikan komentar soal pengiriman persediaan darah tersebut. Seorang juru bicara Gedung Putih juga belum menjawab permintaan komentar. Sementara itu Pentagon menolak membahas soal informasi intelijen. 

Seorang mantan perwira AS Ben Hodges mengatakan, pengiriman darah itu memang bukan berarti perang segera terjadi, namun sinyal ke arah sana semakin kuat.

"Itu tidak menjamin bahwa akan ada serangan, tapi Anda tidak akan melakukan serangan kecuali menjaminnya," kata purnawirawan jenderal yang kini bekerja di lembaga penelitian Pusat Analisis Kebijakan Eropa itu.

Pejabat Rusia berulang kali membantah akan menyerang Ukraina. Kremlin menegaskan kehadiran pasukan dan peralatan tempur untuk menjamin keamanan dan kedaulatan negara. Rusia juga merasa terancam dengan semakin dekatnya hubungan Ukraina dengan Barat. Rusia mencaplok Semenanjung Kriema dari Ukraina pada 2014, sejak itu hubungan Rusia dengan Barat panas-dingin.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal