Rusia Tinggal Selangkah Lagi Cabut Ratifikasi Larangan Uji Coba Senjata Nuklir

Ahmad Islamy Jamil
Ketua Duma Negara Rusia, Vyacheslav Volodin (kanan). (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.idRusia akan mencabut ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif. Menurut Duma Negara (DPR Rusia), pencabutan itu disebabkan oleh sikap Amerika Serikat yang tidak bertanggung jawab terhadap keamanan global.

Dengan dicabutnya ratifikasi perjanjian tersebut, Rusia ke depannya bakal dapat melakukan uji coba senjata nuklir tanpa hambatan.

Presiden Vladimir Putin, yang awal bulan ini menyarankan agar Rusia mencabut ratifikasi perjanjian yang diteken pada 1996 itu. Alasannya, Washington DC sampai hari ini belum juga meratifikasinya. 

“Demi menjamin keamanan negara kami, kami menarik ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif,” kata Ketua Duma Negara, Vyacheslav Volodin, menjelang pemungutan suara parlemen mengenai pencabutan ratifikasi itu, seperti dikutip Reuters, Selasa (17/10/2023).

Volodin mengatakan, meskipun Rusia telah meratifikasi perjanjian tersebut pada 2000, AS pada kenyataannya gagal meratifikasinya karena sikap Washington DC yang tidak bertanggung jawab terhadap masalah keamanan global.

“Federasi Rusia akan melakukan segalanya untuk melindungi warganya dan menjaga keseimbangan strategis global,” kata Volodin.

Meskipun Rusia mencabut ratifikasinya, Rusia akan tetap menjadi penandatangan dan akan terus bekerja sama dengan organisasi perjanjian larangan uji coba dan sistem pemantauan global yang memperingatkan dunia akan adanya uji coba apa pun terkait senjata nuklir.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
14 menit lalu

Iran Bakal Serang Kantor Perusahaan-Perusahaan AS di Timur Tengah, Ingatkan Warga Menjauh

Internasional
3 jam lalu

Perang Timur Tengah, Balap F1 di Bahrain dan Arab Saudi Dibatalkan

Internasional
3 jam lalu

Nah, Israel Ngeluh ke AS Mulai Kehabisan Rudal untuk Cegat Serangan Iran

Internasional
4 jam lalu

Iran Sindir Trump Ajak Negara Lain Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz: Dia Minta Bantuan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal