Rusia Tuding Ukraina Gunakan Zat Kimia Berbahaya untuk Racuni Penduduk secara Massal

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi zat kimia beracun dan berbahaya. (Gambar: Pixabay)

MOSKOW, iNews.id – Ukraina dituding tengah menyiapkan zat kimia berbahaya di beberapa permukiman di negara itu untuk meracuni penduduk secara massal. Kepala Pusat Kontrol Pertahanan Nasional Rusia, Mikhail Mizintsev mengatakan, langkah Ukraina itu mendapat dukungan langsung dari Amerika Serikat dan sejumlah negara Eropa.

“Di Sumy, di pabrik kimia SumyKhimProm, kaum nasionalis (Ukraina) telah memberi ranjau fasilitas penyimpanan dengan amonia dan klorin untuk meracuni penduduk wilayah Sumy secara massal ketika unit-unit Angkatan Bersenjata Rusia memasuki kota itu,” kata Mizintsev dalam sebuah pengarahan, Sabtu (19/3/2022), seperti dikutip kantor berita Sputnik.

Menurut dia, kelompok militan Ukraina juga telah merencanakan provokasi dengan penggunaan zat kimia beracun di Desa Kotlyarovo di Wilayah Mykolaiv. Di desa itu, sejumlah kontainer berisi bahan kimia beracun telah dikirim ke gedung sekolah dasar setempat. 

“Mereka (kontainer-kontainer itu) akan diledakkan ketika pasukan Rusia mendekat,” kata Mizintsev.

Rusia sebelumnya telah memperingatkan komunitas global dan organisasi internasional tentang “provokasi” yang direncanakan oleh pihak berwenang Ukraina. Setelah provokasi itu berhasil, mata dunia selanjutnya akan tertuju kepada Moskow, seolah-olah kesalahan dilakukan oleh pasukan Rusia.

“Semua ini dilakukan dengan dukungan langsung dari kepemimpinan AS dan sejumlah negara Uni Eropa, yang menganggap Ukraina sebagai instrumen kebijakan anti-Rusia,” ucap Mizintsev.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 jam lalu

Trump Tak Main-Main soal Nuklir Iran, Menlu Rubio: Bukan Sekadar Isu Politik

13 jam lalu

Pemilu AS Tak Pengaruhi Perang Iran, Rubio: Trump Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata

13 jam lalu

Dihantam Rudal dan Drone Iran, Ini Daftar Pangkalan AS di Timur Tengah yang Rusak

14 jam lalu

Menlu AS: Iran Keliru jika Beranggapan Hasil Pemilu Sela Akan Pengaruhi Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal