RUU Ekstradisi, Aktivis: Pemimpin Hong Kong Bersalah dan Harus Mundur

Nathania Riris Michico
Kerumunan besar warga memadati Hong Kong pada akhir pekan untuk protes terhadap rencana pemerintah memberlakukan RUU ekstradisi ke China. (FOTO: AFP / Philip FONG)

Pembebasannya ini muncul usai Hong Kong diguncang oleh protes anti-pemerintah bersejarah. Aksi ini dipicu rencana untuk memungkinkan ekstradisi warga Hong Kong ke China.

Berbicara kepada media di luar Lembaga Pemasyarakatan Lai Chi Kok, pria berusia 22 tahun itu meminta pengunjuk rasa untuk melanjutkan protes.

"Kami menuntut Carrie Lam untuk mundur, sepenuhnya mencabut undang-undang ekstradisi, dan mencabut label 'kerusuhan'," katanya, merujuk pada istilah Lam, untuk menggambarkan pengunjuk rasa di awal pekan ini.

Dia juga mengecam pihak berwenang karena menembakkan gas air mata dan peluru karet selama bentrokan keras antara pengunjuk rasa dan polisi.

"Ketika saya di penjara, saya melihat Carrie Lam menangis di siaran langsung televisi. Yang bisa saya katakan adalah, ketika dia meneteskan air mata, warga Hong Kong menumpahkan darah di Admiralty," katanya, merujuk pada distrik tempat bentrokan terjadi.

Sebelumnya, ratusan ribu demonstran menuntut pemimpin Carrie Lam mundur. Warga menilai Carrie Lam harus mengundurkan diri meski pembahasan rancangan undang-undang (RUU) Ekstradisi ke China ditunda.

Carrie Lam dinilai dapat meloloskan RUU ekstradisi yang diprotes keras oleh para demonstran. Mereka tetap mendesak Carrie Lam mundur meski dia sudah meminta maaf.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
18 jam lalu

Pesawat Komersial Pertama Buatan China C919 Terbang Internasional Perdana

1 hari lalu

Bak Film Armageddon, Ilmuwan China Ingin Ledakkan Asteroid Gunakan Bom Nuklir

4 hari lalu

Badai Dolphin Ngamuk Porak-porandakan China, 1 Juta Orang Lebih Dievakuasi

7 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal