RUU Ekstradisi, Aktivis: Pemimpin Hong Kong Bersalah dan Harus Mundur

Nathania Riris Michico
Kerumunan besar warga memadati Hong Kong pada akhir pekan untuk protes terhadap rencana pemerintah memberlakukan RUU ekstradisi ke China. (FOTO: AFP / Philip FONG)

HONG KONG, iNews.id - Aktivis Hong Kong, Joshua Wong, meminta pemimpin pro-China Carrie Lam untuk mengundurkan diri. Hal itu disampaikan setelah dia bebas dari penjara pada Senin (17/6/2019), usai aksi protes besar-besaran kembali mengguncang Hong Kong sejak Sabtu (15/6/2019).

"Dia tidak lagi memenuhi syarat untuk menjadi pemimpin Hong Kong," kata Wong, kepada wartawan, seperti dilaporkan AFP.

"Dia harus disalahkan dan mengundurkan diri, bertanggung jawab, dan mundur."

Joshua Wong, pemimpin mahasiswa yang menjadi wajah protes demokrasi "Gerakan Payung" Hong Kong pada 2014, dibebaskan dari penjara pada Senin (17/6/2019).

Wong, yang mengenakan kemeja putih, berjalan bebas dari Lembaga Pemasyarakatan Lai Chi Kok dan langsung dikerumuni oleh media dan pendukungnya.

Wong dijebloskan ke penjara pada Mei setelah dituduh bersalah atas protes besar yang dia pimpin pada 2014 itu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
15 jam lalu

Pesawat Komersial Pertama Buatan China C919 Terbang Internasional Perdana

22 jam lalu

Bak Film Armageddon, Ilmuwan China Ingin Ledakkan Asteroid Gunakan Bom Nuklir

4 hari lalu

Badai Dolphin Ngamuk Porak-porandakan China, 1 Juta Orang Lebih Dievakuasi

7 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal