RUU Ekstradisi: Dituntut Mundur, Pemimpin Hong Kong Minta Maaf

Nathania Riris Michico
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam. (FOTO: AFP Photo/Anthony WALLACE)

Desakan untuk menuntut mundur Carrie Lam terus diteriakkan demonstran.

"Mundur," teriak para demonstran.

Sebelumnya, pemimpin Hong Kong menangguhkan pembahasan RUU Ekstradisi ke China setelah demonstrasi besar-besaran. Meski demikian, demonstran akan tetap melakukan aksi pada Minggu (16/6) waktu setempat.

Carrie Lam membatalkan RUU ekstradisi dan meminta maaf atas perlakuan polisi. Namun para warga tetap memintanya untuk mundur dari jabatannya. Mereka bersumpah akan terus menekan Carrie Lam untuk mundur.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!

57 tahun lalu

BI Targetkan QRIS Bisa Digunakan di India hingga Hong Kong pada 2026

57 tahun lalu

V+Short Bawa Terobosan Baru Mobile Storytelling pada Peluncuran Eksklusif di Hong Kong

57 tahun lalu

Jimmy Lai, Taipan Media dan Aktivis Prodemokrasi Divonis 20 Tahun Penjara di Hong Kong

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal