Satelit Mata-Mata Korut Jatuh ke Laut sesaat Setelah Diluncurkan

Anton Suhartono
Korea Utara meluncurkan satelit mata-mata, namun roket yang membawanya jatuh ke laut (Foto: Reuters)

Peluncuran roket Korut yang menggunakan teknologi rudal balistik memicu peringatan di Korsel dan Jepang. Otoritas kedua negara meminta warga di beberapa wilayah untuk waspada. Namun peringatan itu dicabut tak lama kemudian setelah roket dipastikan gagal meluncur ke angkasa.

Kepala Staf Gabungan (JCS) Korsel menyatakan, militernya menggelar operasi pencarian terhadap puing-puing kendaraan peluncur luar angkasa tersebut. Bahkan, militer membagikan foto-foto puing yang diambil dari laut.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Jepang menyatakan, pemerintahannya bersama Korsel dan Amerika Serikat saling berkoordinasi melalui telepon. Ketiga negara mengutuk keras peluncuran tersebut. Selain itu mereka akan tetap waspada memantau manuver-manuver Korut berikutnya.

Sebelumnya pejabat Korut menjelaskan akan meluncurkan satelit mata-mata antara 31 Mei dan 11 Juni. Satelit itu dianggap penting untuk memantau aktivitas militer AS di kawasan yang semakin meningkat.

AS sedan menggelar latihan perang gabungan bersama Korsel menyimulasikan serangan dalam skala penuh jika terjadi agresi dengan Korut. 

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Pernyataan Trump soal Iran Sedang Bikin Rudal Bisa Jangkau AS Ternyata Dilebih-lebihkan

Internasional
8 jam lalu

2 Jenderal Top AS Briefing Trump soal Potensi Menyerang Iran

Internasional
11 jam lalu

Pesawat-Pesawat Militer AS Terus Berdatangan ke Israel, Sinyal Serangan ke Iran Segera Dimulai?

Internasional
12 jam lalu

Penasihat Trump Ingin Israel Serang Iran Lebih Dulu, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal