Satelitnya Gagal Masuk Orbit, Iran Tetap Senang

Anton Suhartono
Sateli Iran gagal mencapai orbit setelah diluncurkan pada 9 Februari 2020 (Foto: AFP)

Bukan hanya para pejabat Iran yang mengomentari kegagalan ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan rasa senangnya melaui cuitan.

"Iran gagal meluncurkan satelit hari ini. Mereka juga gagal mengirim senjata ke Suriah dan Lebanon karena kami beroperasi di sana sepanjang waktu," tuturnya.

Tapi di hari yang sama, Iran meluncurkan rudal balistik jarak pendek serta mesin roket generasi terbaru untuk membawa satelit ke luar angkasa.

Situs web Garda Revolusi mengungkap, rudal Raad-500 dilengkapi dengan mesin Zoheir terbuat dari bahan komposit yang membuatnya lebih ringan dibandingkan model sebelumnya yang menggunakan material baja.

Sementara mesin peluncur baru diberi nama Salman terbuat dari bahan yang sama namun dilengkap dengan nozzle bergerak. Keunggukan dari mesin ini memungkinkan roket melakukan manuver di luar atmosfer.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

Pakistan: Ada Pihak yang Ingin Gagalkan Perdamaian AS-Iran

57 tahun lalu

Iran Peringatkan Kapal-Kapal: Selat Hormuz Masih Berbahaya!

57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal