Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Periksa 24 Saksi untuk Ungkap Kasus Kematian Sutrimo Orang Dekat Eks Jampidsus
Advertisement . Scroll to see content

Makam Sutrimo Orang Dekat Febrie di Banyumas Dijaga Ketat Polisi Jelang Ekshumasi

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:30:00 WIB
Makam Sutrimo Orang Dekat Febrie di Banyumas Dijaga Ketat Polisi Jelang Ekshumasi
Makam Sutrimo, orang dekat mantan eks Jampidsus Febrie Adriansyah kini dijaga ketat polisi jelang proses ekshumasi. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BANYUMAS, iNews.id – Makam Sutrimo, orang dekat mantan Jampidsus Kejaksaan Agung Febrie Adriansyah, di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dijaga ketat polisi jelang proses ekshumasi atau pembongkaran makam dan autopsi ulang jenazah yang dijadwalkan pada Rabu (12/8/2026).

Langkah sterilisasi ini diambil Polda Jawa Tengah dan Polres Banyumas guna memastikan area makam dan kondisi jenazah tetap terjaga demi mendukung proses penyelidikan dugaan kematian tidak wajar yang dilaporkan pihak keluarga. 

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Yuliyanto menjelaskan, keberadaan jenazah Sutrimo merupakan bukti kunci yang sangat penting dalam pengungkapan kasus tersebut. 

"Proses ekshumasi dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 12 Agustus 2026 di Banyumas. Pemeriksaan ulang ini akan melibatkan tim dokter ahli forensik serta personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polda Jawa Tengah, dan Polres Banyumas," ujar Kombes Pol Yuliyanto, Senin (10/8/2026). 

Yuliyanto menegaskan, meski penanganan laporan keluarga ditarik ke Polda Metro Jaya, Polda Jateng dan Polres Banyumas tetap memberikan asistensi penuh di lapangan, termasuk pengamanan area pemakaman hingga seluruh tahapan autopsi selesai. 

Pengusutan ulang ini berawal dari laporan resmi pihak keluarga Sutrimo ke Polres Banyumas atas kecurigaan kematian yang dinilai tidak wajar. Pihak keluarga mengaku belum mendapatkan kejelasan penyebab pasti kematian almarhum, terlebih usai bergulirnya berbagai informasi yang beredar di media sosial. 

Dalam laporannya, keluarga telah menyodorkan sedikitnya lima orang saksi untuk dimintai keterangan oleh penyidik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut