Seorang penghuni mengatakan, salah satu korban tewas adalah anak perempuan.
"Tidak ada yang memberi tahu kami apa pun," ujarnya.
Dia menambahkan, apartemen itu dihuni oleh banyak mahasiswa internasional. Meski demikian, identitas para korban belum diketahui.
Sementara itu perusahaan manajemen gedung apartemen, Uncle, memberi tahu penghuni lainnya melalui email soal peristiwa tersebut serta dampak gangguan terhadap akses fasilitas akibat penyelidikan polisi.
"Kami tahu bahwa melihat aktivitas semacam ini di gedung Anda, bisa membuat Anda khawatir, tapi kami ingin meyakinkan seluruh penghuni bahwa gedung ini aman," bunyi pernyataan.