Saudi, Malaysia dan Brunei Jadi Negara Terburuk bagi yang Tak Beragama

Normansyah
Nathania Riris Michico
Saudi menjadi negara terburuk bagi ateis karena menyamakan atesime dengan terorisme dan mempersekusi pegiat liberal. (Foto: AFP)

"Ini merupakan yang pertama di dunia. Untuk pertama kalinya laporan kami memperlihatkan, secara meyakinkan dan tepat, diskriminasi yang dihadapi orang di dunia karena tidak percaya pada agama. Laporan ini memperlihatkan gambaran yang suram, terkait dengan diskriminasi signifikan yang dihadapi teman dan kolega yang tidak beragama di dunia," kata Presiden IHEU, Andrew Copson, lewat situsnya.

Negara-negara terburuk di dunia terkait kebebasan berpikir. (Foto: IHEU)

Dia mengatakan, saat terjadi peningkatan nasionalisme, orang-orang yang cukup berani mengecam pemimpin keagamaan konservatif karena dipandang buruk, tidak patriotik, dan subversif.

Meskipun pemeringkatan baru dilakukan pertama kali, keadaan kebebasan berpikir di Indonesia tidak berubah banyak dan dipandang tetap buruk dengan peringkat 183 dari 196 negara yang diteliti IHEU.

"Itu cukup tinggi, cukup buruk terkait dengan angka yang terakumulasi untuk sebuah negara. Dan ini terutama karena masalah kurangnya sekularisme. Terdapat banyak norma dan nilai agama yang ada di dalam ideologi negara. Ini tidak terlalu berubah (jika dibandingkan dengan sebelumnya) untuk negara-negara yang buruk (peringkatnya)," kata direktur komunikasi dan kampanye IEHU, Bob Churchill.

Negara-negara terbaik di dunia terkait kebebasan berpikir. (Foto: IHEU)

Terkait dengan kasus tuduhan ateisme, IHEU memandang tidak terjadi kasus sebesar yang dialami Alexander Aan, PNS di Sumatera Barat yang dihukum 2,5 tahun penjara pada 2012 karena terbukti menyebarkan kebencian lewat Facebook.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

AS Akan Serang Iran Habis-habisan jika Terus Ulur Waktu Sepakati Perdamaian

Internasional
9 jam lalu

Trump Tuduh Iran Mengulur Waktu Kesepakatan Damai: Mereka Harus Bayar Mahal!

Internasional
12 jam lalu

Menlu Iran kepada AS: Pergi dari Wilayah Kami jika Anda Ingin Selamat!

Internasional
13 jam lalu

Iran Klaim 70% Serangannya Hantam Target Pangkalan AS di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal