Sebagian Besar Es di Himalaya Mencair pada 2100, Dampaknya Menyeramkan

Anton Suhartono
Sebagian besar es di pegunungan Himalaya diprediksi mencair pada 2100 (Foto: AFP)

Dampak yang dirasakan manusia dari mencairnya gunung es antara lain adalah polusi udara yang semakin parah hingga membuat cuaca lebih ekstrem. Selain itu, ketersediaan air di sungai menurun yang pada akhirnya berdampak pada pasokan air bersih di perkotaan serta produksi makanan dan energi.

Laporan setebal 650 halaman itu dibuat selama 5 tahun dan diterbitkan oleh Pusat Internasional untuk Pengembangan Gunung Terpadu (ICIMOD) di Nepal. Lebih dari 350 peneliti dan pakar kebijakan, 185 organisasi, 210 penulis, 20 editor, dan 125 pengulas eksternal, terlibat dalam pembuatan laporan ini.

"Pemanasan global berada di jalur untuk mengubah puncak gunung yang dingin dan tertutup es, melintasi 8 negara, menjadi bebatuan gundul dalam waktu kurang dari seabad," kata Philippus Wester, dari ICIMOD, dalam pernyataan, seperti dikutip dari AFP, Selasa (5/2/2019).

"Ini merupakan krisis iklim yang belum pernah Anda dengar sebelumnya," ujarnya, menegaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
30 hari lalu

Dapatkah Pemanasan Global Diatasi lewat Perdagangan Karbon?

Internasional
1 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Tibet Jadi 126 Orang, 3.000 Rumah Ambruk

Buletin
1 tahun lalu

Hujan Es dan Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Bojonegoro

Internasional
1 tahun lalu

Gunung Tertinggi di Asia: Menjulang Menggapai Langit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal