Sebagian Besar Pengungsi Myanmar yang Tiba di Thailand Dikirim Lagi ke Daerah Asal

Ahmad Islamy Jamil
Para pengungsi Myanmar tiba di Thailand setelah menyeberangi Sungai Salween dengan perahu, Senin (29/3/2021). (Foto-foto: Reuters)

MAE SAM LAEP, iNews.id – Tujuh orang yang melarikan diri dari serangan udara militerMyanmar diizinkan menyeberang ke desa perbatasan Thailand, Selasa (30/3/2021). Di  desa itu, mereka mendapat perawatan medis. 

Sementara, sejumlah besar pelarian Myanmar lainnya diminta pihak berwenang Thailand untuk kembali ke tempat asal mereka. 

Para aktivis menuduh Thailand sengaja mendorong mundur ribuan orang Myanmar yang mencoba melarikan diri dari tindakan keras junta militer terhadap para penentang kudeta 1 Februari lalu. Apalagi, Pemerintah Thailand memang memiliki hubungan baik dengan penguasa Myanmar. 

Akan tetapi, otoritas Thailand membantah tuduhan para aktivis itu.

Seorang pejabat kesehatan di Desa Mae Sam Laep, Thailand, mengatakan bahwa orang-orang Myanmar yang tiba dengan perahu melintasi Sungai Salween—yang menjadi batas kedua negara—berasal dari etnik Karen. Para pengungsi itu dalam kondisi terluka akibat kekerasan yang melanda kampung halaman mereka.

Akan tetapi, tentara Thailand mengirim kembali sebagian besar dari pengungsi itu ke Myanmar karena menganggap situasi di perbatasan masih aman, kata pejabat itu—yang berbicara secara anonim kepada Reuters. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
4 hari lalu

Dilema Bela Indonesia atau Thailand, Jirayut Bikin Salfok Pakai Jersey Belah Dua

3 hari lalu

Banjir Thailand Meluas, Korban Tewas Jadi 31 Orang

5 hari lalu

Final ASEAN Cup 2026 Indonesia vs Thailand Malam Ini, Pengendara Diimbau Hindari Kawasan GBK

5 hari lalu

Pramono Prediksi Timnas Indonesia Kalahkan Thailand di Final ASEAN Cup 2026, Skor 2-1

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal