Sebagian Kota Shanghai China Kembali Lockdown Covid padahal Baru Dicabut

Anton Suhartono
Shanghai kembali menerapkan lockdown di sebagian wilayah padahal baru dicabut pekan lalu (Foto: Reuters)

Berdasarkan pengumuman pemerintah, penduduk di setidaknya tiga lingkungan Shanghai akan diwajibkan menjalani lima sebanyak lima kali dan diperkirakan berakhir pada 23 Juni. 

Zhao Dandan, wakil ketua komisi kesehatan Shanghai, mengatakan kotanya akan menerapkan pembatasan kembali bahkan di daerah-daerah yang bukan masuk kategori risiko tinggi.

“Berdasarkan penilaian tren pencegahan dan pengendalian epidemi, langkah-langkah terkait akan disesuaikan secara dinamis. Kami berharap masyarakat bisa memahami dan bekerja sama,” katanya, dikutip dari Reuters. 

Lockdown yang ketat memicu protes dari penduduk Shanghai. Para pebisnis khawatir pembelakuan lockdown yang terus-menerus bisa menyebabkan perusahaan asing hengkang dari Shanghai.

"Salah satu masalah utama yang dihadapi bisnis asing adalah tingkat ketidakpastian seputar pembatasan Covid-19. Ketidakpastian ini, serta peningkatan risiko, mengakibatkan banyak bisnis menunda, mengurangi, bahkan menarik diri sepenuhnya dari pasar China," kata Alexandra Hirst, analis kebijakan Kamar Dagang Inggris di China.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Korban Tewas Banjir Nepal-China Nyaris 1.300 Orang, 5.000 Lebih Masih Hilang

6 hari lalu

Kerahkan Ratusan Alat Berat, China Buka Akses Jalan ke Perbatasan Nepal yang Lenyap akibat Banjir

6 hari lalu

Sinopsis Microdrama Bayi Jenius dan Istri Miliarder, Ada Plot Twist di Akhir!

7 hari lalu

Kisah 900 Siswa SMA Nepal Lolos dari Terjangan Banjir, Bus Terakhir Nyaris Dihantam Gelombang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal