Sejarah Baru G20, Untuk Pertama Kali Anggota Dilarang Hadir oleh Tuan Rumah ke KTT?

Anton Suhartono
Donald Trump tidak akan mengundang Afrika Selatan ke KTT G20 2026 di Miami (Foto: AP)

Dengan tidak diundangnya Afrika Selatan, AS menciptakan preseden politik baru, ketua G20 memiliki kekuasaan de facto untuk memutuskan siapa yang hadir dan siapa yang tidak.

Langkah ini memunculkan pertanyaan besar, apakah forum ini masih mampu mengklaim diri sebagai representasi 80 persen ekonomi dunia?

  • Apakah keputusan sepihak tuan rumah berpotensi memecah G20?
  • Akankah negara-negara berkembang merasa status mereka dapat dicabut kapan saja?

Reaksi Afrika Selatan dan Kekhawatiran Blok Global Selatan

Pejabat Afrika Selatan mengecam langkah ini sebagai tindakan merusak multilateralisme. Beberapa negara berkembang lain juga menyuarakan kekhawatiran bahwa G20 mulai berubah dari forum ekonomi menjadi arena pengaruh politik negara yang menjadi ketua.

Jika negara anggota dapat tidak diundang, maka legitimasi G20 sebagai platform dialog global bisa tergerus.

Potensi Efek Domino

Para analis memperingatkan bahwa keputusan AS dapat menciptakan efek jangka panjang, di antaranya:

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Iran Terancam Sanksi Internasional, Rusia dan China: Tak Ada Dasar Hukumnya

2 hari lalu

AS Siap Bantu Arab Saudi Serang Houthi, tapi...

3 hari lalu

Trump Yakin Namanya Akan Dikenang dalam Buku-Buku Sejarah sebagai Penyelamat AS

3 hari lalu

Cerita Trump Diminta Menkeu AS Tunda Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal