Sejarah Pramuka di Dunia, Tercetus dari Perang di Afrika

Cut Mutia Fahira
Sejarah Pramuka di dunia dimulai sejak awal 1900-an kini sudah ada di 170 negara lebih (Foto: AP)

Setelah pulang ke Inggris, Baden-Powell menyadari bahwa anak laki-laki di rumah bisa juga memperoleh manfaat dari kegiatan serupa seperti di Mafeking. Aktivitas itu kemudian menjadi dasar berdirinya Pramuka.

Baden-Powell memulainya dengan menggelar perkemahan uji coba melibatkan 20 anak-anak berusia 11 sampai 15 tahun dari berbagai latar belakang. Perkemahan itu digelar di Pulau Brownsea, Dorset, pada 1907.

Setahun kemudian dia menuliskan ide-idenya dalam sebuah buku berjudul Scouting for Boys, bahkan menjadi salah satu dari 10 buku terlaris abad ke-20. 

Buku itu juga berisi banyak permainan dan kontes yang dia gunakan untuk melatih pasukan kavaleri di kepanduan. Buku itu juga sempat menjadi bacaan populer di kalangan anak laki-laki Inggris Raya.

Pramuka mulai berkembang dengan sendirinya di Inggris. Sekelompok anak laki-laki mengorganisasi diri melakukan peran seperti diajarkan Baden-Powell dalam bukunya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

RI Ekspor 200.000 Ton Beras ke Malaysia, Mentan Pastikan Tak Ganggu Kebutuhan Dalam Negeri

3 hari lalu

Indonesia Ekspor 200.000 Ton Beras Premium ke Malaysia, Harga Rp17.000 per Kg

4 hari lalu

Ahmad Muzani Baca Pantun di Sidang Tahunan MPR: Mari Bersatu, Jangan Saling Menghujat

5 hari lalu

Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal