Sejumlah Anggota Jemaat Saksi-Saksi Yehuwa Ditahan terkait Tuduhan Kriminal

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi penangkapan orang oleh aparat keamanan. (Foto: AFP)

MOSKOW, iNews.id – Penegak hukum Rusia menahan sejumlah anggota jemaat Saksi-Saksi Yehuwa, Rabu (10/2/2021). Dalam penangkapan itu, aparat setempat melakukan penggeledahan di 16 alamat berbeda di Kota Moskow.

Penangkapan anggota Saksi-Saksi Yehuwa kali ini diklaim sebagai penyelidikan kriminal baru oleh pihak berwenang Rusia terhadap kelompok agama tersebut. 

Komite Investigasi Rusia—yang menangani penyelidikan kasus-kasus kejahatan besar—menyatakan bahwa orang-orang itu ditahan karena mengatur dan mengambil bagian dalam kegiatan kelompok agama yang dilarang. 

Mereka dikatakan menggelar pertemuan secara diam-diam di sebuah apartemen di Moskow Utara. Orang-orang itu juga disebut-sebut mempelajari ajaran Saksi-Saksi Yehuwa, meski mengetahui adanya larangan terhadap aktivitas kelompok agama itu.

Saksi-Saksi Yehuwa adalah suatu denominasi Kristen, milenarian, restorasionis dengan kepercayaan nontrinitarian yang terpisah dari Kekristenan arus utama.

Mahkamah Agung Rusia melabeli kelompok Saksi-Saksi Yehuwa sebagai “organisasi ekstremis” pada 2017 dan memerintahkan pembubarannya. Sejak itu, pihak berwenang Rusia telah menahan ratusan anggota jemaat Saksi-Saksi Yehuwa dan menghukum puluhan di antara mereka atas tuduhan ekstremisme.

“Pihak berwenang Rusia terus-menerus memburu penganut agama kami,” kata perwakilan dari Asosiasi Saksi Yehuwa Eropa, Yaroslav Sivulsky, dikutip Reuters, Rabu (10/2/2021).

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Nah, Mantan Presiden Rusia Klaim Warga Greenland Ingin Bergabung dengan Negaranya

Internasional
17 jam lalu

Bela Iran, Rusia Kutuk Intervensi Amerika Cs terkait Demonstrasi Berdarah

Internasional
3 hari lalu

Porak-porandakan Ukraina, Rusia: Tak Ada yang Bisa Cegat Rudal Oreshnik

Internasional
3 hari lalu

Gempur Ukraina Pakai Rudal Oreshnik, Rusia: Peringatan untuk NATO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal