Sekolah di Myanmar Diserang Mortir, 21 Anak Luka

Nathania Riris Michico
Ilustrasi sekolah SD di Yangon, Myanmar. (FOTO: Ye Aung THU / AFP)

Dia mengatakan, semua anak yang terluka adalah etnis Khami, minoritas Budha di negara bagian Rakhine.

Pertempuran itu terjadi sekitar dua mil jauhnya dari desa, kata dia.

"Kami pikir tembakan tidak bisa mencapai sekolah kami."

Bupati Maungdaw, Soe Aung, mengonfirmasi insiden itu. Namun dia mengatakan 19 anak terluka.

"Tidak ada alasan untuk percaya bahwa mortir ditembakkan oleh militer," kata juru bicara komando Barat, Kolonel Win Zaw Oo.

Dia menyebut, tentara terkadang kehabisan senjata dan amunisi untuk melawan para pemberontak.

"(AA) menembaki desa-desa dengan peluru kami dan kemudian secara keliru menyatakan militer bertanggung jawab."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
24 hari lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

25 hari lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

25 hari lalu

Tampang Buron Napi Narkoba usai Kabur dari Rutan dan Ditangkap di Myanmar

25 hari lalu

Napi Narkoba Kabur dari Rutan Lampung sejak 2024, Akhirnya Ditangkap di Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal