Selain Digempur Rusia, Ukraina Juga Hadapi Masalah Korupsi

Umaya Khusniah
Pengadilan Administratif Kiev. (Foto: mind.ua)

Sebelumnya, Departemen Luar Negeri AS mengatakan Washington menjatuhkan sanksi pada Vovk karena meminta suap sebagai imbalan atas campur tangan dalam proses peradilan dan publik lainnya. Ada dua anggota keluarga dekat terlibat dalam kasus tersebut. 

Kasus korupsi terhadap Vovk dikirim ke pengadilan tinggi antikorupsi Ukraina musim panas ini. Sebelumnya, kasus itu diblokir bertahun-tahun.

Biro anti-korupsi nasional Ukraina (NABU) mengatakan, dakwaan dikeluarkan pada 17 Juni terhadap Vovk, dua wakilnya, empat hakim pengadilan dan empat lainnya termasuk kepala administrasi peradilan negara.

"Tertuduh bertindak dalam organisasi kriminal yang dipimpin oleh Vovk dengan tujuan merebut kekuasaan negara dengan mendapatkan kendali atas badan peradilan dan dengan sengaja menghalangi pekerjaan mereka," kata NABU. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
3 hari lalu

Terungkap! Trump Desak Presiden Ukraina Zelensky Terbang ke Moskow Temui Putin, tapi Ditolak

7 hari lalu

Balas Dendam, Rusia Hancurkan 3 Pabrik Baja Terbesar Ukraina

7 hari lalu

Menlu Rusia Sebut Ukraina Bakal Rekrut Perempuan untuk Perang

8 hari lalu

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, Kemlu Pastikan 1.405 WNI dalam Kondisi Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal