Selandia Baru Konfirmasi Kasus Pertama Virus Korona, Libatkan Pria yang Terbang dari Bali

Nathania Riris Michico
Seorang perempuan mengenakan masker sambil melihat ponselnya saat duduk di kereta metro kosong pada 28 Februari 2020, di Milan. (FOTO: Miguel MEDINA / AFP)

Namun, pihak berwenang meremehkan risiko dengan menyebut situasinya sudah ditangani dengan baik.

"Meskipun kami memiliki kasus COVID-19 pertama kami, kemungkinan wabah komunitas tetap rendah," demikian isi pernyataan itu.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan David Clark mengatakan Selandia Baru memberlakukan larangan perjalanan yang ketat pada kedatangan dari Iran, mirip dengan yang sudah diberlakukan pada kedatangan dari China.

Dia mengatakan tindakan itu diambil setelah lonjakan infeksi di Iran, di mana virus itu menewaskan 26 orang, jumlah kematian tertinggi di luar China, dan karena informasi yang tidak dapat dipercaya dari republik Islam itu.

"Jelas situasi di Iran ini memprihatinkan, ada penyebaran penyakit yang sedang berlangsung di sana dan sebagian besar ketidakpastian tentang skala wabah dan kemampuan untuk menahannya," katanya, kepada wartawan.

"Informasi yang muncul dari Iran tampaknya tidak sesuai dengan apa yang keluar dari negara lain dalam hal tingkat kematian per kejadian."

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
5 hari lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

4 hari lalu

Prabowo Tetapkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Begini Konsepnya

5 hari lalu

FGBMFI World Convention 2026 Resmi Digelar di Bali, Hadirkan Delegasi dari 48 Negara

7 hari lalu

Viral Warga Israel Disebut Bisa Masuk ke RI dan Tinggal di Bali, Ini Kata Imigrasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal