Selandia Baru Putuskan Hubungan dengan Myanmar Pascakudeta Militer

Anton Suhartono
Jacinda Ardern (Foto: Reuters)

WELLINGTON, iNews.id - Selandia Baru memutuskan hubungan dengan Myanmar terkait kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi.

Perdana Menteri Jacinda Ardern, dalam konferensi pers pada Selasa (9/2/2021), mengatakan, pemerintahannya akan menangguhkan semua hubungan tingkat tinggi di bidang politik dan militer dengan Myanmar.

Negaranya juga akan memberlakukan larangan perjalanan bagi para pemimpin militer Myanmar serta memastikan program bantuan ke negara itu tidak mencakup proyek-proyek terkait dengan pemerintahan militer.

Menteri Luar Negeri Selandia Baru Nanaia Mahuta dalam dalam pernyataan terpisah mengatakan, negaranya tidak mengakui keabsahan pemerintahan yang dipimpin militer. Dia juga mendesak Myanmar militer segera membebaskan semua pemimpin politik yang ditahan serta memulihkan kembali pemerintahan sipil.

Militer Myanmar menggulingkan Aung San Suu Kyi pada Senin pekan lalu setelah lebih dulu menangkapnya. Setelah itu militer mengumumkan keadaan darurat nasional serta pengambilalihan kekuasaan.

Militer menunjuk Panglima Angkatan Bersenjata Min Aung Hlain menjadi pemimpin selama pemerintahan baru belum terbentuk.

Unjuk rasa pecah di penjuru Myanmar sejak 4 hari terakhir menentang kudeta militer. Sebagai respons, pemerintahan Min memberlakukan jam malam dan membatasi perkumpulan warga tak lebih dari lima orang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
7 hari lalu

Serangan Udara Hantam Biara di Myanmar, 14 Lansia sedang Meditasi Tewas

10 hari lalu

Teken Kerja Sama, Rusia Akan Kirim Kosmonaut Myanmar ke Luar Angkasa

24 hari lalu

Gempa M6 Guncang Pulau Kermadec Selandia Baru, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami di Indonesia

1 bulan lalu

2 WNI Disandera di Myanmar, Pelaku Minta Tebusan Rp200 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal