Selat Hormuz Memanas, AS Tepis Tembak Kapal Iran Lebih Dulu

Anton Suhartono
Marco Rubio mengkliam militernya tak akan menembak lebih dulu terkait meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz (Foto: US Navy)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengkliam, militernya tak akan menembak lebih dulu terkait meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz. Kapal-kapal perang AS hanya akan menembak jika diserang lebih dulu.

Militer Iran pada Senin lalu menembak dua kapal perang AS yang berupaya mendekati Selat Hormuz, meski klaim itu dibantah Komando Pusat AS (Centcom). 

Kapal perang AS mendekati Selat Hormuz atas perintah Presiden Donald Trump yang menggulirkan Proyek Kebebasan, inisiatif untuk mengevakuasi kapal-kapal komersial yang terjebak di Selat Hormuz. Namun Trump pada Selasa kemarin menghentikan inisiatif tersebut guna menghindari konflik lebih lanjut.

"Proyek Kebebasan ini bukan operasi ofensif. Ini adalah operasi defensif. Artinya sangat sederhana, tidak akan ada penembakan kecuali kami ditembak terlebih dulu," kata Rubio, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (6/5/2026).

Militer AS, lanjut dia, berhak membela diri dari kemungkinan dan setiap serangan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Menlu AS Rubio Pastikan Perang Melawan Iran Telah Berakhir

Internasional
2 jam lalu

Hindari Bentrok dengan Iran, Trump Hentikan 'Proyek Kebebasan' di Selat Hormuz

Internasional
3 jam lalu

Diembargo Energi, Kuba: AS Ingin Rakyat Kami Sengsara

Internasional
3 jam lalu

Nekat Terobos Selat Hormuz, 2 Kapal Kargo AS Terdampar di Bebatuan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal