Hindari Bentrok dengan Iran, Trump Hentikan 'Proyek Kebebasan' di Selat Hormuz

Anton Suhartono
Donald Trump, menghentikan sementara Proyek Kebebasan di Selat Hormuz, inisiatif mengawal kapal-kapal melintasi jalur perairan tersebut (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (5/5/2026), menghentikan sementara inisiatif Proyek Kebebasan di Selat Hormuz. Dia memberlakukan proyek yang membantu evakuasi kapal-kapal terjebak di Selat Hormuz itu pada Senin kemarin, namun mendapat perlawanan bersenjata dari Iran.

Trump mengatakan keputusan itu dibuat atas permintaan Pakistan serta negara-negara lain guna menghindari bentrokan lebih parah. Seperti diketahui, militer Iran langsung bertindak begitu kapal-kapal perang AS serta kapal-kapal komersial yang dikawalnya mendekat.

Selain itu, lanjut Trump, keputusan tersebut diambil karena AS segera mencapai kesepakatan damai lengkap dan final dengan perwakilan Iran.

"Kita telah sepakati bersama, sementara blokade akan tetap berlaku sepenuhnya, Proyek Kebebasan akan dihentikan sementara untuk jangka waktu singkat, untuk melihat apakah kesepakatan tersebut bisa diselesaikan dan ditandatangani,” kata Trump, di akun media sosial Truth Social, dikutip Rabu (6/5/2026).

Trump mengumumkan Proyek Kebebasan pada Minggu yang berlaku keesokan hari. Militer AS mengawal kapal-kapal melalui Selat Hormuz meski dilarang oleh Iran.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) bersikeras setiap kapal yang melintasi jalur perairan penting itu harus melalui persetujuannya terlebih dulu.

Iran juga memperkenalkan mekanisme baru yang mengatur transit kapal melalui Selat Hormuz.
Di bawah sistem tersebut, kapal yang ingin melewati Selat Hormuz akan mendapat email dari Otoritas Selat Teluk Persia (PGSA). Isinya memberi tahu peraturan transit. Kapal kemudian diharuskan mematuhi kerangka kerja tersebut sebelum menerima izin melintas.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Konflik Iran-AS Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus 101 Dolar AS per Barel

2 hari lalu

Terungkap! Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Hantam Beberapa Jet Tempur AS

2 hari lalu

Lagi, Trump Ancam Hancurkan Gunung 'Nuklir' Iran

2 hari lalu

Netanyahu Klaim Kepemimpinan Iran di Ambang Keruntuhan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal