Semakin Banyak Warga Israel Ditangkap karena Jadi Mata-Mata Iran, Ada Apa?

Anton Suhartono
Ilustrasi polisi Israel kembali menangkap warganya yang dituduh menjadata-mata Iran, yakni pasangan suami istri (pasutri) (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Polisi Israel kembali menangkap warganya yang dituduh menjadi mata-mataIran, yakni pasangan suami istri (pasutri). Ini merupakan penangkapan warga Israel yang kesekian kali karena menjadi mata-mata Iran sejak perang 7 Oktober 2023.

Dinas intelijen dalam negeri Israel Shin Bet menyatakan pasutri yang diidentifikasi bernama Rafael dan Lala Goliev tersebut berasal dari Kota Lod. Mereka terlibat dalam pengumpulan data intelijen mengenai infrastruktur nasional dan fasilitas-fasilitas keamanan serta melacak para akademisi perempuan.

"Rafael dan Lala Goliev, penduduk LOD, ditangkap setelah mereka melakukan tugas atas nama sel Iran yang merekrut orang Israel dari negara-negara Kaukasus," bunyi pernyataan Shin Bet, dikutip dari AFP,  Sabtu (2/11/2024).

Sementara itu kepolisian Zionis menduga pasangan itu direkrut oleh Elshan (Elhan) Agayev, seorang berkebangsaan Azerbaijan yang menjadi orang suruhan pejabat Iran.

Polisi menyebut, Golievs mengawasi beberapa lokasi yang sensitif, termasuk markas besar badan intelijen Mossad serta mengumpulkan data pada akademisi yang bekerja di Institute for National Security Studies di Tel Aviv.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kapan AS Akhiri Perang Lawan Iran? Ini Penjelasan Trump

2 hari lalu

Trump Klaim AS Kalahkan Iran dalam Perang

2 hari lalu

Ini Target Serangan Terbaru AS-Israel ke Iran, Gunung Pickaxe dalam Bidikan

2 hari lalu

AS-Israel Dilaporkan Siapkan Serangan Besar-besaran ke Iran usai Pemilu Sela

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal