Semakin Banyak Warga Israel Ditangkap karena Jadi Mata-Mata Iran, Ada Apa?

Anton Suhartono
Ilustrasi polisi Israel kembali menangkap warganya yang dituduh menjadata-mata Iran, yakni pasangan suami istri (pasutri) (Foto: AP)

Israel di ambang perang melawan Iran terkait aksi saling membalas serangan sejak April lalu.

Bermula pada 14-15 April, Iran menghujani Israel dengan sekitar 220 rudal dan drone sebagai pembalasan atas serangan terhadap kantor misi diplomatiknya di Damaskus, Suriah, 2 pekan sebelumnya. Serangan itu menewaskan tujuh perwira senior Korps Garda Revolusi Islam.

Gempuran terhadap misi diplomatik di Suriah itu dianggap sebagai serangan langsung terhadap kedaulatan Iran.

Iran kembali menyerang Israel pada 1 Oktober menggunakan sekitar 200 rudal dan drone, kali ini untuk membalas pembunuhan pemimpin Hamas Ismail.Haniyeh pada 31 Juli serta pemimpim Hizbullah Hassan Nasrallah pada 27 September.

Haniyeh dibunuh di Teheran, Iran, saat diundang mengikuti pelantikan presiden yang baru Masoud Pezeshkian. Lagi-lagi, Iran memandang serangan itu sebagai pelanggaran terhadap kedaulatannya. 

Israel lalu membalas serangan Iran pada 26 Oktober lalu, mengincar 20 fasilitas militer di beberapa provinsi. Lima orang tewas dalam serangan tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
38 menit lalu

Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

1 jam lalu

Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran

4 jam lalu

Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel

4 jam lalu

Houthi Blokade Pelabuhan Saudi, Ini Respons Keras Riyadh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal