Sempat Hancur Dibom, Masjid Berusia 460 Tahun di Bosnia Dibuka Kembali

Anton Suhartono
Interior Masjid Aladza Bosnia (Foto: EPA)

Sebelum perang, jumlah muslim mencapai lebih dari setengah populasi Foca yang mencapai 41.000 jiwa, namun saat ini hanya sekitar 1.000 jiwa yang masih menetap di sana. Sebagian dari mereka tewas dibantai pasukan Serbia. Foca dikenal sebagai salah satu ladang pembantaian umat Islam atau etnis non-Serbia selama konflik.

Selama perang, kota ini sempat diubah namanya menjadi Srbinje, sampai pada 2004 Pengadilan Tinggi Bosnia memerintahkan namanya dikembalikan seperti semula.

Organisasi Islam di Bosnia menyambut baik pembukaan kembali situs bersejarah tersebut.

"Hari ini kita menyaksikan harapan bahwa masyarakat akan menemukan kedamaian lagi di tempat ini," kata ketua komunitas muslim, Husein Kavazovic, saat pembukaan, dikutip dari BBC, Senin (6/5/2019).

Sementara itu Menteri Kebudayaan Turki Mehmet Nuri Ersoy mengatakan, pembukaan kembali menunjukkan bahwa rasisme dan kebencian bisa memicu kerusakan, namun tidak dapat menghancurkan budaya untuk hidup berdampingan yang dipelihara selama berabad-abad.

Senada dengan Ersoy, Dubes Amerika Serikat untuk Bosnia mengatakan bangunan itu sekarang akan berfungsi sebagai suar rekonsiliasi untuk generasi mendatang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Demonstrasi di Iran Tak Terkendali, Masjid-Masjid Dibakar

Internasional
10 hari lalu

Saudi Larang Fasilitas Umum termasuk Masjid Diberi Nama Raja dan Pemimpin Negara Lain

Nasional
15 hari lalu

Utusan Khusus Presiden Gandeng Kemenkop, Siapkan 12.000 Masjid Jadi Penggerak Ekonomi Umat

Internasional
18 hari lalu

Bom Meledak di Masjid saat Salat Jumat, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal