Semua Orang di Daerah Ini Telanjang, yang Pakai Baju Bakal Didenda Bahkan Diusir

Djairan
Ilustrasi tanpa pakaian. (Foto: Pixabay)

Cap d’Agde sangat tertutup dengan penjagaan ketat. Bahkan, pengunjung dilarang mengambil gambar sembarangan.

Cap D'Agde dikembangkan dari lokasi yang awalnya semak belukar pada 1970-an, dan dimiliki sepenuhnya oleh Pemerintah Kota Agde. Hingga kini, kawasan itu terus berkembang, dilengkapi dengan butik, bank, restoran, kolam renang, klub malam hingga kantor polisi sendiri, dan tentunya semua lokasi itu mewajibkan orang-orang telanjang.

Namun, otoritas setempat mencatat jumlah infeksi virus corona sempat meningkat hampir dua kali lipat tahun lalu di kawasan itu. Diyakini sejumlah besar orang yang berhubungan seks di resor adalah penyebab utama mengapa infeksi di sana menyebar begitu cepat.

"Setiap orang melakukan kontak dekat sepanjang hari di sini, dan tentu saja, telanjang,” kata salah satu pasangan yang memilih untuk tidak disebutkan identitasnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
20 hari lalu

Kavinsky Pencipta Nightcall Soundtrack Ikonik Film Drive Meninggal Dunia, Macron Berduka

22 hari lalu

Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis

23 hari lalu

Delegasi AS Walk Out saat Dubes Prancis Pidato di Sidang Dewan Keamanan PBB, Ada Apa?

25 hari lalu

Karhutla Kian Tak Terkendali, 250.000 Warga Prancis dan Spanyol Mengungsi

1 bulan lalu

Bersejarah! Prancis dan Suriah Sepakat Buka Kedutaan Lagi setelah 14 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal