Senat Gagal Sepakati Anggaran, Shut Down Pemerintah AS Berlanjut

Anton Suhartono
Senat AS kembali gagal menyepakati rancangan anggaran yang diajukan Partai Republik dalam voting pada Senin (6/10) (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Senat Amerika Serikat (AS) kembali gagal menyepakati rancangan anggaran yang diajukan Partai Republik dalam voting pada Senin (6/10/2025). Ini berarti pemerintah federal AS masih akan tutup atau shut down
 
Dalam voting tersebut, rancangan anggaran gagal mendapat dukungan dari sedikitnya 60 senator, syarat minimal untuk menyetujui anggaran.

Sebelumnya pada hari yang sama, Senat juga gagal meloloskan rancangan anggaran bernama Undang-Undang Alokasi Berkelanjutan Perpanjangan dan Masalah Lainnya yang diusulkan Partai Demokrat AS. Rancangan anggaran itu memberikan alokasi dana tunjangan kesehatan yang ditolak Republik.

Sementara itu Presiden Donald Trump mengatakan siap bekerja sama dengan Partai Demokrat untuk menghindari berlarut-larutnya perselisihan dengan Partai Republik. Namun dia memberikan syarat, yakni Partai Demokrat harus menyetujui terlebih dulu rancangan anggara Republik.

"Saya senang bekerja sama dengan Partai Demokrat dalam kebijakan kesehatan mereka yang Gagal, atau apa pun. Tapi pertama-tama mereka harus membiarkan pemerintah kita dibuka kembali. Mereka harus membuka kembali pemerintahan kita malam ini," kata Trump, di Truth Social.

Pemerintah AS telah ditutup selama 6 hari setelah Partai Demokrat dan Republik pada 30 September lalu gagal menyepakati rancangan anggaran sementara sebelum batas waktu tahun fiskal. 

Trump dan Partai Republik menyalahkan Partai Demokrat karena menggunakan batas waktu tersebut untuk kepentingan politik, termasuk mendanai layanan kesehatan bagi imigran ilegal. Penutupan ini menyebabkan 1,3 juta tentara aktif dan 50.000 anggota Penjaga Pantai tidak mendapat gaji, pemangkasan bantuan pangan bagi keluarga berpenghasilan rendah, dan memengaruhi 13.000 lebih petugas air traffic control (ATC) yang berisiko mengganggu penerbangan. 

Kantor Anggaran Kongres memperkirakan sekitar 750.000 pegawai federal bisa dirumahkan setiap hari.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
6 jam lalu

Iran Ancam Serang Kabel Internet di Selat Hormuz jika Diserang AS Lagi

10 jam lalu

Gawat! Iran Incar Pangkalan Militer AS di Eropa

18 jam lalu

Balas Trump, Giliran Iran Klaim California Wilayah Negaranya

19 jam lalu

Trump Semprot Presiden Korsel Lee karena Tak Mau Bantu AS Perang Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal