Senjata Aneh yang Digunakan dalam Perang Dunia, Nomor 4 Pakai Kelelawar!

Ajeng Wirachmi
Salah satu senjata aneh yang digunakan tentara Inggris di Perang Dunia I, walking stick. (Foto: picclick.co.uk)

Goliath

Goliath adalah senjata yang digunakan Jerman pada Perang Dunia II dan diciptakan oleh Sersan Radford. Senjata ini berupa miniatur tank Jerman yang sengaja dipersiapkan untuk mengirimkan bahan peledak dengan bantuan pengendali jarak jauh (remote control). Goliath memiliki dua versi, pertama adalah versi menggunakan baterai dan versi goliath yang mengandalkan bensin.

Untuk goliath dengan tenaga baterai, muatan yang mampu dibawa mencapai 60 kg. Sementara itu, goliath bertenaga bensin bisa membawa muatan hingga 100 kg, dan berjarak 650 m dari si pengontrol. Para tentara mengandalkan senjata ini untuk menyusup ke dalam bangunan atau bunker lawan. Sejak dikembangkan pada 1942 hingga 1945, goliath dirasa kurang efektif dalam membantu tentara. 

Goliath, salah satu senjata aneh yang digunakan pada Perang Dunia II. (Foto: ww2-weapons.com)

The Panjandrum

Senjata unik berikutnya adalah The Panjandrum yang diproduksi dan digunakan pada Perang Dunia II. Bentuknya sangat tidak biasa, berupa dua buah roda besar yang dilengkapi dengan peluncur roket. Bagian yang paling berbahaya dari senjata unik ini berada di bagian tengahnya yang dilengkapi banyak ranjau alias bom. Mengutip Sindonews, senjata ini dirancang oleh militer Inggris dan tidak berfungsi dengan baik. Artinya, tidak mampu bergulir atau menggelinding sesuai jalur yang sudah ditentukan. 

Berdasarkan informasi dari laman Imperial War Museum Inggris, percobaan gagal The Panjandrum pernah terjadi pada sekitar tahun 1943 hingga 1944. Kala itu, ranjau yang ada pada roda sering kali terlepas hingga berhamburan. Hal tersebut tentu saja membahayakan para prajurit Inggris yang sedang melakukan uji coba. 

Panjandrum, senjata tak lazim yang pernah diproduksi dan digunakan pada Perang Dunia II. (Foto: militarymachine.com)

Bat Bomb

Amerika Serikat (AS) mengembangkan bom kelelawar atau bat bomb saat Perang Dunia II. Para ilmuwan AS memanfaatkan banyak kelelawar untuk mengirimkan bom ke pihak lawan, utamanya Jepang. Bom dalam jumlah besar itu sengaja dipasangkan di tubuh kelelawar dan diterbangkan ke Jepang. 

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
2 hari lalu

Yayasan Bantah Temuan 995 Senjata di Sekolah Harapan Ibu Jaksel terkait Konflik Internal

2 hari lalu

Sekolah Harapan Ibu Jaksel Terapkan Pembelajaran Daring Sepekan Buntut Temuan 995 Senjata 

2 hari lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

4 hari lalu

Bunker di Sekolah Jaksel Dibuka Polisi, Yayasan Ungkap Temuan Senjata hingga Narkoba

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal