Seorang Sandera Perempuan Dibebaskan di Papua Nugini, Negosiasi Terus Berlanjut

Umaya Khusniah
Sandera perempuan, satu dari empat orang yang ditawan oleh kelompok bersenjata di dataran tinggi terpencil Papua Nugini telah dibebaskan. (Foto: Ilustrasi/Ist)

SYDNEY, iNews.id - Seorang sandera perempuan, satu dari empat orang yang ditawan oleh kelompok bersenjata di dataran tinggi terpencil Papua Nugini telah dibebaskan. Meski demikian, negosiasi terus berlanjut untuk 'resolusi damai' terhadap situasi tersebut.

Komisaris Polisi Papua Nugini, David Manning dalam sebuah pernyataan di hari Rabu (22/2/2023) mengatakan, ketiga tawanan lainnya dalam keadaan sehat tetapi ditahan di medan yang sulit.

"Pelepasan satu tawanan perempuan Papua Nugini adalah hasil yang positif. Negosiasi berlanjut untuk pembebasan yang aman dari dua perempuan Papua Nugini yang tersisa dan warga negara laki-laki Selandia Baru," katanya.  
 
Pada Senin (20/2/2023), polisi mengatakan pasukan keamanan khusus melakukan perjalanan melalui udara ke daerah tersebut. Tim akan menggunakan kekuatan mematikan terhadap geng kriminal jika perlu untuk menjamin pembebasan para sandera. 

Sementara pernyataan polisi terbaru menekankan negosiasi akan dilakukan dengan hati-hati untuk menghindari meningkatnya ketegangan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

57 tahun lalu

Rekor! Polisi Australia Sita 3 Ton Kokain Senilai Rp10,2 Triliun

57 tahun lalu

Arkeolog Arab Saudi Temukan Prasasti Bertulis Khalifah Umar bin Khattab

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal