Serangan AS ke Venezuela Tewaskan 40 Orang termasuk Warga Sipil

Anton Suhartono
Suasana Karakas, ibu kota Venezuela di tengah serangan militer Amerika Serikat (Foto: AP)

KARAKAS, iNews.id - Serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela, Sabtu (3/1/2026), menewaskan setidaknya 40 orang, termasuk personel militer dan warga sipil, demikian laporan surat kabar The New York Times, mengutip keterangan sumber pejabat senior Venezuela.

Sebelumnya Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengatakan, serangan AS menewaskan pejabat pemerintah, personel militer, dan warga sipil.

Presiden Donald Trump, tak lama setelah militer AS melancarkan serangan ke Ibu Kota Karakas, mengatakan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah ditangkap dan dibawa keluar negeri.

Otoritas Venezuela membantah telah mengetahui keberadaan Maduro dan menuntut konfirmasi bahwa sang presiden masih hidup. Trump kemudian menerbitkan foto menunjukkan Maduro di atas kapal perang AS dalam kondisi mata tertutup.

Maduro akan didakwa di pengadilan AS atas tuduhan kejahatan narkoba dan senjata.

Sementara itu beberapa anggota Kongres AS menyebut operasi militer tersebut melamggar hukum.

Kementerian Luar Negeri Venezuela mengumumkan rencana untuk menggugat AS kepada organisasi internasional serta mendesak Dewan Keamanan PBB menggelar pertemuan darurat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Duh, AS-Iran Saling Serang Lagi Gara-Gara Salah Menafsirkan MoU Perjanjian Damai

57 tahun lalu

AS dan Iran Sepakat Hentikan Serangan, Berunding di Qatar 30 Juni

57 tahun lalu

Ngamuk! Iran Klaim Hancurkan 8 Lokasi Militer AS di Kuwait dan Bahrain

57 tahun lalu

Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal