Serangan Balik, Anwar Ibrahim Sebut Pemerintahan Muhyiddin Yassin Selewengkan Dana Negara

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim menyebut ada penyelewenganan keuangan yang serius oleh pemerintahan Muhyiddin Yassin (Foto: NurPhoto via Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri MalaysiaAnwar Ibrahim menyebut ada beberapa penyimpangan serius dalam penggunaan keuangan negara pada masa pemerintahan Muhyiddin Yassin. Anggaran pemerintahan sebelumnya mencapai total 600 miliar ringgit atau sekitar Rp2.120 triliun.

“Dari yang saya ketahui, ada beberapa (pelanggaran prosedural) serius melibatkan sejumlah besar dan beberapa proyek, di mana mark up terlalu tinggi dan diserahkan kepada pihak tertentu,” katanya, usai memimpin sidang kabinet perdana di Perdana Putra, Putrajaya, Senin (5/12/2022), seperti dikutip dari The Star.

Anwar mengaku belum melakukan diskusi lebih dalam apakah perlu melibatkan Komisi Penyelidikan Kerajaan (RCI) atau tidak untuk mengungkap masalah ini. Dia menyerahkan sepenuhnya kepada kabinet untu memutuskan.

"Ini tidak diangkat dalam rapat Kabinet dan karena itu saya akan menyerahkan kepada mereka dan departemen terkait untuk menilai masalah ini," ujarnya.

Sementara itu Muhyiddin membantah pemerintahannya menggelapkan atau menyalahgunakan uang rakyat sebagaimana disebutkan Anwar. Sekalipun ada indikasi, dia yakin penyelidikan sudah dilakukan sejak awal pada masa pemerintahannya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Tegas! PM Anwar Ibrahim Akan Usir Semua Warga Israel yang Masuk Malaysia

9 hari lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

10 hari lalu

Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101

12 hari lalu

Konser Isyana Sarasvati di Malaysia Batal gegara Tidak Laku? Ini Faktanya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal