Serangan Bom di Misa Katolik Filipina Tewaskan 4 Orang, Militer Siaga Tinggi

Anton Suhartono
Militer Filipina dalam kondisi siaga tinggi menyusul serangan bom pada misa Katolik di gym kampus Universitas Negeri Mindanao Minggu pagi (Foto: Reuters)

Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr mengecam serangan tersebut dengan menyebutnya sebagai tindakan keji.

“Saya mengutuk keras tindakan tidak masuk akal dan paling keji yang dilakukan oleh teroris asing. Ekstrimis yang melakukan kekerasan terhadap orang tidak bersalah akan selalu dianggap sebagai musuh bagi komunitas kita,” kata Marcos, dikutip dari Reuters.

Dia meminta warga tetap tenang dan telah menginstruksikan kepolisian nasional dan angkatan bersenjata untuk memastikan perlindungan dan keselamatan warga sipil, terutama kelompok-kelompok yang rentan terhadap serangan.

“Yakinlah kami akan menyeret pelaku tindakan kejam ini ke pengadilan,” ujarnya.

Video yang dibagikan Pemerintah Provinsi Lanao del Sur di Facebook, menunjukkan para pejabat militer meninjau lokasi gym. Bangunan tampak masih utuh namun terdapat jejak terbakar di pisat ledakan. Sementara itu kursi-kursi plastik putih berserakan di ruangan.

“Serangan teroris terhadap institusi pendidikan juga harus dikutuk karena ini adalah tempat yang mempromosikan budaya perdamaian,” kata Gubernur Lanao del Sur, Mamintal Adiong Jr.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kejar Indonesia, Vietnam dan Filipina Naik Kelas Jadi Negara Menengah Atas

57 tahun lalu

Menakjubkan! Detik-Detik Danau Kawah Gunung Filipina Meletus Dahsyat, Picu Tsunami

57 tahun lalu

Pengadilan Kriminal Internasional Bekukan Uang Eks Presiden Filipina Duterte

57 tahun lalu

Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal