Serangan Israel Dinilai Tak Akan Pisahkan Rakyat Lebanon dan Hizbullah, tapi Satukan Mereka

Ahmad Islamy Jamil
Para pejuang Hizbullah (ilustrasi). (Foto: AP)

“Ada empat atau lima keluarga (mengungsi) di rumah berukuran 100 meter persegi, 200 meter persegi hanya untuk menghabiskan beberapa malam sampai mereka menemukan tempat yang lebih baik,” tuturnya.

Minggu lalu, pager dan walkie-talkie yang digunakan oleh anggota Hizbullah meledak di seluruh Lebanon yang menewaskan sedikitnya 39 orang dan melukai hampir 3.000 orang. Meskipun Israel menolak berkomentar mengenai ledakan tersebut, Lebanon menyalahkan Tel Aviv atas ledakan tersebut. 

Israel kemudian mulai melancarkan serangan udara di Lebanon Selatan dan Ibu Kota Beirut. Serangan tersebut telah menewaskan sedikitnya 560 orang dan memaksa puluhan ribu orang mengungsi dari rumah mereka sejak Senin.

Daou juga mengkritik Hizbullah atas situasi di Lebanon saat ini. Dia mengatakan, kelompok Syiah itu secara sepihak melancarkan serangan terhadap Israel dan pada akhirnya terbukti tidak dapat memenuhi kebutuhan rakyat. Kendati demikian, dia menekankan bahwa serangan Israel jauh lebih parah, menyebabkan seluruh rakyat Lebanon menderita. Dia menyebut tindakan rezim zionis itu sebagai kejahatan perang.

“Saya pikir apa yang Israel lakukan saat ini adalah meningkatkan kekerasan dan melewati batas dalam hal kejahatan perang, serangan acak terhadap warga negara. Saya tahu Hizbullah memulai permusuhan di seberang perbatasan, tetapi apa yang terjadi kemarin jauh melampaui apa pun yang telah kita lihat dalam 11 bulan terakhir,” ucapnya.

Dia pun menekankan perlunya gencatan senjata antara kedua pihak. Dia menganggap serangan Israel dan kemungkinan serangan balik Hizbullah tidak akan menghasilkan apa-apa selain kemerosotan lebih lanjut situasi di Lebanon—yang menurutnya sudah sangat buruk.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
17 jam lalu

Pria asal Israel yang Tinggal di Bali Dideportasi, Kelola Agen Perjalanan The Bali Dream

1 hari lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

2 hari lalu

Menolak Mati, Hamas Umumkan Ikut Pemilu Palestina November 2026

2 hari lalu

Setelah Gaza, Israel Usir dan Rampas Rumah Warga Palestina di Tepi Barat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal