Serangan Roket Hantam Pemukiman di Kabul, Puluhan Warga Sipil Jadi Korban

Arif Budiwinarto
Rumah warga di Kabul yang hancur dihantam serangan roket milisi ISIS, Sabtu (21/11/2020). (foto: AFP)

KABUL, iNews.id - Puluhan roket menghantam area pemukiman sipil di Kabul, ibu kota Afghanistan. Insiden tersebut menewaskan setidaknya 8 orang serta melukai lebih dari 30 warga.

Kementerian Dalam Negeri Afghanistan dalam keterangan resminya menyebut "lebih dari 10 rudal ditembakkan dari sebuah truk pick-up di dalam kota Kabul, Sabtu (21/11/2020) pagi waktu setempat.

BBC melaporkan, serangan roket juga menyebabkan kerusakan sejumlah bangunan di distrik zona hijau yang merupakan lokasi sejumlah gedung kedutaan dan perusahaan internasional.

Kedutaan Iran di Kabul mengatakan salah satu proyektil roket menghantam fragmen gedung, tetapi tidak ada laporan korban luka.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah orang berusaha menolong korban luka-luka dari bawah bangunan dan kendaraan yang hancur.

"Saya sedang sarapan saat roket menghantam, satu roket mengenai kendaraan milik toko roti," kata Abdul Qadir seorang saksi mata yang selamat dari serangan.

Kelompok Islam radikal ISIS mengaku sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan mematikan tersebut

Milisi ISIS manfaatkan penarikan tentara AS dari Afghanistan

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Brutal! Jet-Jet Tempur Pakistan Bombardir Rumah Sakit di Afghanistan, 400 Orang Tewas

Internasional
17 hari lalu

Lempar Bom ke Rumah Wali Kota New York Mamdani, 2 Pria Ngaku Terinspirasi ISIS

Internasional
29 hari lalu

Serangan Brutal, Pakistan Klaim Bunuh 58 Tentara Afghanistan dan Hancurkan 30 Tank

Internasional
30 hari lalu

Jet-Jet Tempur Pakistan Bombardir Ibu Kota Kabul Afghanistan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news